Langsung ke konten utama

Postingan

Sholawat

 *CIRI-CIRI PENGAMAL SHOLAWAT* Ada ciri-ciri yang tampak dari pecinta sekaligus pengamal bacaan shalawat kepada Rasulullah .Diantaranya: 1. Terpancar cahaya mahabbah pada Rasulullah dari wajah mereka. Orang yang berakal dan berhati bening bisa melihat cahaya tersebut. 2. Selalu tersenyum dan wajahnya berseri seri setiap kali bertemu orang lain. 3. Berbalas kasih kepada sesama dan selalu berharap kebaikan untuk umat Islam. 4. Selalu menjaga kesucian diri baik dzahir maupun batin. 5. Dicintai dan dikasihi orang-orang mukmin dan hanya orang munafik yang membencinya. 6. Selalu sabar atas cacian & hinaan orang lain. 7. Menjadikan sikap tawadhu' sebagai mahkota yang selalu dikenakan di atas kepalanya. 8. Badannya senantiasa harum karena suka berharum-haruman. Dan setelah mati pun tetap harum karena berkah dari shalawat yang selalu dibacanya semasa hidup. 9. Berkepribadian lembut ceria dan penuh ketenangan. 10. Selalu bersikap khusyu', khudhu' dan banyak menangis jarena kecint...

Ijazah habib lutfi

  Ijazah Shalawat dari Habib Luthfi Agar Terhindar dari Penyakit Menular Seperti Corona   Alfi Zakiyatid Darojah   Doa-Dzikir  ,  Qiroah   27 Juni 2021 Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya dalam suatu kesempatan memberikan ijazah agar terhindar dari penyakit menular dan virus epidemi, khususnya dari virus corona (Covid-19). Habib Luthfi sendiri saat ini masih menjadi Rais Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN). Lembaga ini merupakan perkumpulan pengikuti Tarekat yang diakui di kalangan Nahdlatul Ulama. Ijazah tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal JATMAN, H Mashudi melalui tulisan tangan dalam satu lembar kertas pada 2 Maret 2020 di Makassar: “Berikut Ijazah dari Rais Aam JATMAN agar terhindar dari penyakit menular dan virus epidemi, utamanya jenis penyakit yang akhir-akhir ini sedang melanda dunia, yakni virus corona.” بِسْمِ اللهِ الَّرحْمنِ الّرحِيْمِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدن...

Doa minum kopi

  Doa dan Wirid Sebelum Minum Kopi (Ijazah Gus Qoyyum Lasem)   Redaksi   Doa-Dzikir  ,  Qiroah   17 Juni 2021 Pengasuh Pondok Pesantren An Nur Lasem Rembang KH Abdul Qoyyum Mansur (Gus Qoyyum) memberikan ijazah berupa bacaan wirid sebelum minum kopi (ngopi) yang dijelaskan dalam kitab  Tatsbitul Fuad  karya Syekh Abdullah bin Alawi bin Muhammad Al-Haddad. Gus Qoyyum menerangkan, pada halaman ke-13 jilid ke-2, ada satu bab berjudul  Ma yuqalu ‘inda syurbil qahwah  (مايقال عند شرب القهوة), yakni doa atau wiridan yang diucapkan ketika hendak minum kopi. Pertama, Waktu Subuh Apabila hendak minum kopi pada waktu subuh, membaca: Surat Al-Fatihah 1x Ayat Kursi 1x Kedua, Waktu Dhuhur Apabila hendak minum kopi pada pada waktu Dhuhur, membaca: Surat Al-Fatihah 1x Surat Quraisy 1x Surat Al-Kautsar 1x Surat Al-Ikhlaas 1x Ketiga, Waktu Sebelum Sahur Apabila hendak minum kopi pada waktu sahur secara khusus, membaca: Ya Qawiyyu ( يَا قَوِيُّ ) 166x Kee...

Motif

 Bismillah Best Quotes Of Li  💚💚💚💚💚💚 _Meskipun Najwa Shihab di pecat dari Acara Mata Najwa ... ayahnya (Prof. Quraish Shihab) membekali Najwa Shihab dengan nasihat yang bagus._ _*Tulisan Prof. Quraish Shihab kepada putrinya Najwa*._ _"Keberuntungan" kadang memainkan perannya dalam kehidupan manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal. Karena itulah takdir mereka._ _Boleh jadi keterlambatanmu dari suatu perjalanan adalah keselamatanmu. Boleh jadi tertundanya pernikahanmu adalah suatu keberkahan. Boleh jadi dipecatnya engkau dari pekerjaan adalah suatu maslahat. Boleh jadi sampai sekarang engkau belum dikarunia anak itu adalah kebaikan dalam hidupmu. Boleh jadi engkau membenci sesuatu tapi ternyata itu baik untukmu, karena Allah Maha Mengetahui, sedangkan engkau tidak mengetahui._ _Sebab itu, jangan engkau merasa gundah terhadap segala sesuatu yang terjadi padamu, karena semuanya sudah atas izin Allah._ _Jangan banyak mengeluh karena hanya akan menambah kegelisahan. Perbany...

Amalan

  Ijazah Doa KH Sya’roni Ahmadi untuk Para Pengusaha agar Usahanya Laris   Redaksi   Doa-Dzikir  ,  Qiroah   28 April 2021 Dalam suatu pengajian tafsir Al-Qur’an, Almaghfurlah KH Sya’roni Ahmadi dari Kudus, Jawa Tengah, pernah memberikan ijazah doa untuk orang yang membuka usaha yang tidak laku-laku agar laku dan laris manis. Menurut KH Sya’roni Ahmadi yang merupakan ulama penghafal Al-Qur’an dan ahli tafsir, beberapa ayat Al-Qur’an memiliki hikmah untuk orang yang membuka usaha, seperti warung, toko, dan lain-lain. Apabila usahanya tidak laku-laku, maka bisa membaca doa berikut ini: رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ “Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engka...

historis banser

 SEJARAH BERDIRINYA BANSER DAN ANSOR Pac Ansor Jawilan Banten–Sebelum Indonesia Merdeka, TNI dan BANSER selalu bersinergi atau saling bahu membahu mengatasi permasalahan di Negeri ini Ansor berdiri tahun 1934 Banser berdiri 1937 Periode pembentukan TNI (1945-1947) data Arsip kolonial Belanda menyatakan “antara tahun 1800 – 1900 dalam kurun waktu 100 tahun (1 abad) terjadi 112 kali pemberontakan kepada Penjajah Belanda, dan Semua Pemberontakan adalah Orang Islam Ahlu sunah wal jama’ah atau para santri yang di pimpin oleh Kyai dan Guru – guru thoriqoh (benih Nu, Ansor dan Banser)” hal ini memperjelas bahwa NU adalah unsur penting dalam proses kemerdekaan Indonesia. Kelahiran Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) diwarnai oleh semangat perjuangan, nasionalisme, pembebasan, dan epos kepahlawanan. GP Ansor terlahir dalam suasana keterpaduan antara kepeloporan pemuda pasca-Sumpah Pemuda, semangat kebangsaan, kerakyatan, dan sekaligus spirit keagamaan. <>Karenanya, kisah Laskar Hizbullah,...

sak karebmu

 Pesan KH. Ahmad Bahauddin Nur Salim Al Hafidz hafizhahullah atau Gus Baha' Resum: Rizqi M "Tirakat yang paling berat itu tidak bermaksiat. Zaman dulu itu ada wali mulamatiyah, zaman sebelum Imam Asy Sya'rani. Thariqahnya cukup melaksanakan shalat yang fardhu² saja, shalat² sunnah tidak dikerjakan, pokoknya yang penting tidak melakukan maksiat. Ternyata juga bisa jadi wali. Itu dilakukan karena ia hidup di komunitas pekerja, jadi yang didakwahkan adalah syariat 'tholabul halal fardhun ala kulli muslimin', yang penting orang² itu bekerja mencari rizki yang halal. Sekarang itu kan kebalikan, koruptor bangun masjid, bisnis gelap tapi hobi umroh, artis yang rizkinya dari mengumbar ketelanjangan/ aurat tapi hobi umroh, dan sebagainya. Tholabul halal (yang wajib) tidak diperhatikan tapi yang sunnah malah dikejar. Wis mbuh gak karuan. Wallahu a'lam. Mugo² disepuro Gusti Pengeran." ( Di sampaikan oleh KH. Ahmad Bahauddin Nur Salim Al Hafidz hafizhahullah ) Resum: ...